Menjelang H -1(15-12-2015) upacara Ngenteg Linggih ,Nubug Pedagingan di Pura Dalem Suci Desa Pakraman Tegenan ,dilaksanakan upacara Melasti ke segara Gua Lawah dengan persiapan krama mulai pukul 05.00 pagi hari. Manggala karya sekaligus Klian Banjar Adat Tegenan Kaler Guru Wayan Kunci Wirawan telah terlebih dahulu datang untuk mengatur persiapan keberangkatan,baik mengenai sarana upacara banten,kendaraan maupun kelengkapan lainnya. diiringi suana hujan gerimis krama antusias berdatangan untuk ngiringang Ida Betara baik dari kelompok Pemangku, Pecalang tidak ketinggalan krama dari Banjar Adat Tegenen Kelod ikut terlibat dalam acara tersebut untuk berpartisipasi dengan kendaraannya masing-masing ataupun berkelompok.Tampak juga Bendesa Desa Pakraman Tegenan Mk.MAde Sedana yang
didampingi pemangku Pr.Dalem Suci Jero Mangku Sudiana bahwa dalam rangka
upacara ngenteg linggih ini Desa Pakraman bisa membantu
Rp.35.000.000,00 yang digunakan untuk biaya pembelian banten dan
kelengkapan lainnya.
Selanjutnya sekitar pukul 06.30 usai persembahyangan perjalanan melasti menuju pantai Gua Lawah diawali dengan kendaraan pengawalan dari Pecalang,tirta penglukatan oleh para Jero Mangku,iring-iringan truk linggih Ida Betara,gong dan 40an kendaraan krama pengiring dan puluhan kendaraan roda dua.
Sesampai di lokasi langsung diadakan upacara pemelastian yang di puput Ida Pandita Empu Darma Yoga Semadi dari Gria Pucak Sari Pesaban. Upacara kemudian dilanjutkan dengan nunas tirta kamandalu ketengah laut oleh beberapa jeromangku dan sejam kemudian telah kembali dengan membawa tirta yang ditunas di tengah laut. prosesi selanjutnya adalah mekekobok dan setelah usai Ida Betara langsung keiringang mantuk sekitar jam 10.20 wita dan sampai di pura sekitar jam 11.30 dilanjutkan dengan mendak dan selanjutnya katuran melinggih. (manix)