Minggu, 11 Februari 2024

WUJUDKAN JANA KERTHI DENGAN DHARMA SADHU NURAGA

Bulan Bahasa Bali keenam mengusung tema Jana Kerthi Dharma Sadhu Nuraga,diterjemahkan ke dalam 7 agenda, yakni festival(utsawa)/pagelaran Nyurat Aksara Bali di Lontar, Lomba(Wimbakara) Nyurat Aksara Bali peserta siswa SD,Wimbakara Pidarta Basa Bali diikuti oleh perwakilan masing-masing dadia dan atau lembaga-lembaga desa adat,Wimbakara mesatua bali diikuti oleh lembaga organisasi perempuan  se Desa Adat Tegenan, Cerdas cermat diikuti oleh seke teruna,Melantunkan Puja Tri Sandya diikuti oleh siswa SMP ,hal itu disepakati dalam rapat Prejuru dan ketua ketua lembaga kemasyarakatan se Desa Adat Tegenan.

Dalam paruman tersebut Klian Desa Adat Tegenan I Ketut Wana Yasa memaparkan agenda paruman terkait dengan penyusunan program kerja tahun 2024 dan 2025, yang paling mendesak adalah Persiapan pelaksnaan Bulan Basa Bali ke VI di Desa Adat Tegenan,karena sesuai Surat Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali Nomor : B.27.224/202/PPDA/DPMA tanggal 17 Januari 2024 prihal Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali VI Tahun 2024 di Desa Adat. Hal tersebut dipaparkan oleh Sekretaris Desa Adat Ni Kadek Ririn Susanti,S.Pd. Dalam agenda tersebut ketua panitia terpilih Mangku Manik Puspa Yoga untuk melengkapi personil yang ada,sedangkan waktu pelaksanaan disepakati hari Minggu tanggal 18 Pebruari 2024 yang sehari sebelumnya dilaksanakan pembinaan sekaligus teknikal meting. Agenda keagamaan tahun 2024 adalah pelaksanaan taur kesanga yang diikuti dengan program rutin yaitu Ida Betara Gede Sakti tedun nodya caru kesanga,yang biasanya lunga ke Dalem Putra,tetapi untuk tahun ini cukup hingga di Catuspata karena di Dalem Putra sedang diadakan renovasi besar besaran sehingga lingkungan pura belum dipelaspas. Usulan pemangku pemongmong sekaligus Ketua Paiketan Pinandita Dharma Kerti Jero Gde Krisnadana menyampaikan acara nedunang Ida Bhetara ,memargi ke Catus Pata,dipendak kemudian barulah dilaksanakan taur dimana beliau juga mesolah sambil nodya caru. Kembali ke utara dicatuspata Tegenan Kaler juga katuran pecaruan barulah melinggih. Jero Mk Sudiastawa pemangku Pura Dalem Suci juga mengusulkan untuk kebersamaan dan rasa memiliki, agar ketika lunga agar dipundut oleh krama kelodan sedangkan saat mantuk dipundut oleh krama kaleran.ujarnya.

Hal lain yang dibahas adalah rancangan program kerja 2024 meliputi kegiatan oprasional,pemninaan, seka sebunan,Pesantian,Pesraman,upacara yadnya,nangiang Ratu Prajapati yang sedang proses, pembangunan senderan di cetra agar tidak tergerus dan renopasi samuan di Manik Harum yang sudah romok hingga perlu penanganan segera.

Sebelum rapat ditutup Mk Manik mengusulkan agar anggaran konsumsi rapat bisa diuangkan sesuai dengan daftar kehadiran,untuk memotivasi dan menghargai kehadiran prejuru kedepannya dan hal penting agenda utama kedepannya agar dibuat aturan-aturan seperti perarem bidang parhyangan, pawongan dan palemahan termasuk usaha desa,ujarnya. Mk.made.Sedana mantan bendesa juga menekankan agar pelestarian adat dan budaya terus dikembangkan,seperti mekidung atau pesantian dan lainnya,pada saat kelayu sekaran penting ada kidung,bagaimana caranya agar ada,pungkasnya.  (yanzhu).


Bendasa Adat I Ketut Wana Yasa saat memaparkan program.

Kegiatan rapat prejuru Desa




Tidak ada komentar:

Posting Komentar